
Tahukah Sahabat? Konsumsi daging masyarakat Indonesia masih tergolong rendah.
Secara data, Indonesia memang tertinggal jauh dalam konsumsi daging.
📊 Berdasarkan data OECD, FAO, dan BPS:
Artinya, konsumsi daging kita bahkan tidak sampai setengah dari rata-rata dunia.
Bahkan jika dibandingkan dengan beberapa negara lain:
Ini menunjukkan satu hal penting:
👉 Daging masih menjadi “kemewahan” bagi banyak masyarakat Indonesia.

Hal ini benar terjadi, sesuai dengan kisah yang kami temui dilapangan.
Di Pesantren Al-Wasilatunnidzom-Garut, ratusan santri dhuafa menjalani hari-hari mereka dengan penuh keterbatasan.
Namun luar biasanya, mereka tetap semangat menghafal Al-Qur’an dan menuntut ilmu agama.

Di tengah rendahnya konsumsi daging di Indonesia, dan terbatasnya akses santri dhuafa terhadap makanan bergizi…
Sedekah pangan menjadi salah satu solusi paling nyata yang bisa kita lakukan hari ini.
Melalui program ini:
✨ Setiap 1 kali sedekah yang kamu tunaikan = 1 paket pangan bergizi untuk santri
✨ Paket ini berisi makanan layak, termasuk daging sebagai sumber protein penting
✨ Disalurkan langsung kepada santri yang selama ini hidup dalam keterbatasan
Bukan sekadar bantuan…
tapi jawaban atas kebutuhan yang selama ini mereka tahan dalam diam.

Sahabat, Rasulullah saja, yang sudah dijamin masuk surga, sangat bersemangat untuk menitipkan sedekah makanan kepada orang-orang yang shalih dan tak mampu.
Tapi kita yang belum terjamin surganya seringkali menyepelekan amalan yang ringan ini. Padahal tak disangka-sangka dengan modal sedekah 1 porsi makan saja ganjarannya surga.
Barangsiapa yang memberi makan kepada seorang mukmin hingga membuatnya kenyang dari rasa lapar, maka Allah akan memasukkannya ke dalam salah satu pintu surga yang tidak dimasuki oleh orang lain. (HR. Thabrani)
Yuk kejar pintu surga dan jadilah solusi permasalahan global dengan sedekah 1 porsi makan kepada anak-anak penghafal Qur’an yang membutuhkan.
![]()
Belum ada Fundraiser