Sedekah Pahlawan, Hadiah Kemerdekaan untuk Ki Hajar

amalmulia.orgTanpa kita sadari, ternyata ada pahlawan di sekeliling kita. Mereka yang membantu membuat perubahan di lingkungannya, tanpa peduli dengan upah yang didapat. Karena itulah, Amal Mulia menyalurkan sedekah pahlawan untuk sosok ini.

Baca juga: 6 Golongan Orang yang Tidak Berhak Menerima Sedekah

Pahlawan Pendidikan di Kabupaten Bandung Barat

Ki Hajar, begitulah sapaan Hadjarudin Supiana yang bekerja sebagai guru honorer di SDN Babakan Sirna, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sudah 52 tahun lamanya Ki Hajar mengabdikan diri sebagai pengajar di desa yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Cianjur.

Meski upah yang didapat hanya Rp350.000 sebulan, semangat Ki Hajar tak pernah surut. Ia tetap semangat mengajar di sekolah.

Kakek berusia 72 tahun ini berangkat ke sekolah melintasi tapal batas, antara Cianjur dan Bandung Barat.

Perjalanan sepanjang 5 kilometer dari rumah ke sekolah ditempuh Ki Hajar dengan penuh semangat dengan tubuhnya yang sudah tak sekuat dulu.

Menjadi Guru Honorer Selama 52 Tahun

Sekolah tempatnya mengajar berada di Kampung Leuwipanto, Desa Cilangari, sekitar 58 kilometer dari Ibu Kota Bandung Barat.

Ki Hajar mengaku, ia sudah 52 tahun bekerja sebagai tenaga pengajar. Ia mengajar setelah lulus dari Sekolah Pendidikan Guru (SPG)

“Bapak pertama jadi guru dari tahun 1970-an. Waktu itu masih di Cianjur,” kata Ki Hajar.

Pertama kali mengajar, Ki Hajar hanya memperoleh gaji yang tak seberapa. Tapi, Ki Hajar tetap menjalani pekerjaan mulia ini.

“Bapak pernah nerima Rp10.000, kadang Rp15.000. Tapi tidak apa-apa, dijalani aja,” ujarnya.

Di samping semangatnya mengajar, dulu Ki Hajar menyimpan harapan besar. Sebelum masa pensiunnya, KI Hajar sangat berharap diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sayang, harapannya itu tak terwujud.

Penyaluran Sedekah Pahlawan untuk Ki Hajar

Dok. Amal Mulia

Melihat semangat Ki Hajar mengajar anak-anak di desa pelosok, Amal Mulia memberikan hadiah kemerdekaan.

Hadiah yang diberikan berupa paket sembako, mulai dari sarden, kecap, teh, beras, hingga minyak sayur. Relawan juga menyalurkan sedekah pahlawan berupa santunan uang tunai.

Baca juga: Sedekah Memperlancar Jodoh, Benarkah?

Ketika relawan datang ke kediaman Ki Hajar, ia sedang tidak ada di rumah. Jadi, bantuan tersebut dititipkan kepada saudaranya.

Namun, untungnya relawan sempat bertemu dengan Ki Hajar sesaat sebelum pulang dan berbincang sebentar tentang perjuangannya mengajar di desa pelosok. (hfz/harapanamalmulia)

Temukan dan Hubungi Kami di :

© Amal Mulia. All rights reserved